Cerita Kebaikan (1): Kejahatan Dibalas Kebaikan
Sebelum membaca cerita yang sangat bijak ini, mohon juga luangkan sedikit waktu untuk berbuat kebaikan dengan menandatangani petisi untuk menolak kejahatan yang sedang terjadi di Tiongkok.
Kebaikan Anda berharga. Yang Maha Kuasa mencatat setiap kebaikan manusia.
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang anak bernama Budi.

Budi kehilangan ibunya sejak bayi, dan sang ayah menikah lagi dengan Ibu Tati.
Ibu Tati punya dua anak: Arif dan Wati.
Arif dan Wati selalu mendapat kehangatan dan perhatian, sementara Budi sering menerima perlakuan dingin dari ibu tirinya.
Tatkala cuaca dingin menusuk desa, Arif dan Wati dibekali baju tebal oleh Ibu Tati. Namun, Budi hanya mendapat sehelai baju tipis. Tubuhnya gemetar setiap malam, menahan dingin yang menusuk sampai ke tulang.
Suatu hari, Ayah meminta Budi mengantarkan barang dengan sepeda tua ke kota. Akibat kedinginan, tangan Budi kaku dan ia hampir terjatuh.
Ayah marah, tapi ketika melihat baju Budi yang ternyata hanya selapis kain tipis, beliau geram pada Ibu Tati dan hendak mengusirnya pergi.
Namun, Budi memohon sambil terisak,
“Ayah, jika Ibu tetap di sini, hanya Budi yang kedinginan. Tapi jika Ibu pergi, maka Arif, Wati, dan Budi semua akan kedinginan.”
Ayah meneteskan air mata.
Mendengar kata-kata itu, hati Ibu Tati tersentuh. Ia menyesali perbuatannya dan mulai memperlakukan Budi dengan hangat, seperti anak kandungnya sendiri.
Sejak hari itu, keluarga Budi hidup rukun. Budi tumbuh menjadi pemuda bijak yang dihormati di kampung, dan kebaikannya dikenang sepanjang masa.
Pesan Moral
Dalam hidup, kesabaran dan belas kasih mampu meluluhkan hati yang keras. Jangan membalas keburukan dengan keburukan. Jadilah seperti Budi yang tetap berbuat baik, walau menerima perlakuan yang tidak adil. (www.budipekerti.org/wd)
Catatan: Artikel ini disadur dan diadaptasi dari cerita aslinya:
Min Sun dan Baju Jerami
https://www.ganjingworld.com/zh-TW/video/1h330u8lngt4Fc7uVs2ToWlfh1vs1c?playlist_id=1h29ehknqrr6bN46vakXcmf1vo0p
Kebaikan dibalas kejahatan.. Dalam cerita ini menceritakan perlakuan yang berbeda, dari ibu tiri dan tiga anaknya karena yang satu nya anak tiri. Ketika dalam hidup dia diperlakuan buruk. si anak tiri tidak pernah marah atau membalasnya dengan buruk dia diam dan tetep baik. jadilah tetap baik walaupun diperlakukan tidak baik. kesabaran mampu meluluhkan kerasnya hati. terimakasih 🥰🌺🤲🏼
Segala bentuk Penjajahan dan Kesewenang wenangan juga Praktek Mafia terhadap apapun dan siapapun yang dilakukan oleh, Negara, Oknum Pejabat , Mafia dan lain lain siapapun itu dalam bentuk apapun Harus diberantas habis karena tidak sesuai dengan Perikemanusiaan, Hukum dan Keadilan.💪💪💪🤝
good
Tetap berbuat baik walaupun dibalas dengan kejahatan sekilas memang terasa tidak adil tapi harus diingat kalau kita berbuat baik perbuatan baik itu akan kembali kepada kita. seperti yg dijelaskan dlm alquran surat fussilat ayat 34 yg menjelaskan ” Dan tidaklah sama perbuatan baik dan perbuata jahat. tolaklah kejahatan itu dengan cara yang lebih baik maka tiba2 org yg antara kamu dan dia ada permusuhan akan menjadi seperti teman setia.
ingatlah Allah akan selalu membersamai kita yg berjuang dng kesabaran.
Ada kalanya kejahatan berujung kebaikan namun ada kalanya kejahatan tdk pernah menjadi baik apabila hatinya tertutup dengan ambisi dan rakus terhadap materi dan kekuasaan.